Category Archives: Uncategorized

Batik Brownis Cake

Beberapa minggu lalu, komunitas BCL ngadain latbar membatik diatas cake. Kebayang donk, rumitnya? Hehehe Tapi sesungguhnya ga serumit yang dibayangkan kok.
Untuk resep cake nya bisa menggunakan resep brownis NY. Liem. Dan topping batik diatasnya menggunakan dcc yg dicairkan lalu menggunakan metode semacam transfer ( jadi kita print dl bahan atau batik yang akan dilukis, lalu kita lukis atau jiplak diatasnya dengan menggunakan mika) butuh ketelatenan saja dan jam terbang, dijamin batik cake nya jadi cakep.
Mamil memilih motif sidomukti. Sebagai perias, soal memilih motif batik pastilah didasari dengan filosofi atau makna dari batik tersebut. kalau dilihat dari asal katanya, batik sidomukti berasala dari 2 kata yaitu sido yang dalam bahasa Jawa berarti: Jadi/Terlaksana dan mukti yang berarti: Makmur/Sejahtera, jadi diharapkan agar sang pemakai batik sidomukti akan hidup makmur dan sejahtera.
Di dalam motif batik sidomukti terdapat ornamen-ornamen utama yang mempunyai arti dan filosofinya masing-masing. Ornamen tersebut adalah:

1. Ornamen Kupu-Kupu

Ornamen ini mempunyai makna pembebasan, pencerahan dan sebuah kesempurnaan. Sebelum menjadi seekor kupu-kupu yang cantik, dulunya adalah seekor ulat yang bertapa di dalam kepompong. Perubahan dari ulat menjadi kupu-kupu yang indah merupakan sebuah gambaran bahwa manusia seharusnya dapat menahan diri (laku prihatin) demi mendapatkan hasil yang lebih baik.

2. Ornamen Singgasana

Gambar singgasana raja menggambarkan sebuah harapan seorang manusia agar naik derajatnya untuk menempati posisi yang tinggi, mulia serta dihormati oleh banyak orang.

3. Ornamen Meru/Gunungan

Gunungan mempunyai arti keteguhan dengan harapan si pemakai batik sidomukti dapat mengendalikan hawa nafsu yang ada di dalam dirinya. Masyarakat Jawa meyakini bahwa seorang yang dapat menahan hawa nafsu dunianya, maka orang tersebut akan memperoleh kemakmuran.

4. Ornamen Bunga

Bunga dalam motif batik sidomukti mempunyai arti yang cukup dalam. Selain sebagai simbol kecantikan dan keindahan, bunga yang terdapat pada motif batik sidomukti merupakan simbol dari sumber kehidupan. Bunga-bunga akan menghasilkan buah dan biji-bijian yang akan berkembang biak dan menjadi makanan bagi makhluk lainnya.

Itulah empat ornamen utama yang terdapat pada motif batik sidomukti beserta makna serta filosofinya. Selain ornamen utama di atas, batik sidomukti juga terdapat ornamen lain berupa isen-isen berupa Sawut (garis-garis lembut yang berjajar sebagai pengisi daun), Cecekan (titik-titik yang memenuhi ruang kosong), Ukel (hiasan daun dengan bentuknya mirip rambut keriting), dan ornament Cecak Pitu (titik-titik yang berjumlah 7 buah).

Ya, disaat teman lain memilih motif yg mudah dibuat semisal kawung atau parang, mamil menantang diri sendiri harus bisa bikin motif sido mukti. Walopun sesungguhnya belom perna sama sekali bikin batik cake. Tapi bismillah aja deh, akhirnya jadi juga yippiiii..lumayaaan buat pemula :D

Berikut resep brownis ny liem:
Sumber : Blog Mb Hesti
brownies_mamamilakitchen.com


Bahan I :
– 6 butir telur
– 225 gr gula pasir
– 1/2 sdt vanili bubuk
– 1/2 sdt garam
– 1 sdt teh emulsifier

Bahan II :
– 125 gr terigu protein sedang
– 50 gr cokelat bubuk
– 1/2 sdt baking powder

Bahan III :
– 175 ml minyak goreng
– 100 gr dark cooking cokelat, lelehkan, campur dgn minyak

Bahan IV :
– 75 ml susu kental manis

Cara membuat :

  1. Campur dan kocok bahan I menjadi satu hingga mengembang dan kental.
  2. Masukkan bahan II sedikit demi sedikit sambil diayak hingga rata. Tuang bahan III, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata. Ambil 100 gr adonan, campur dengan bahan IV, sisihkan.
  3. Tuangkan 1/2 bagian sisa adonan tadi ke dalam loyang ukuran 20x20x7 cm (aku pake loyang bulat 22 cm) yang telah diolesi dengan sedikit minyak dan dialasi dengan kertas roti. Kukus selama 10 menit dalam dandang yang sudah terlebih dulu dipanaskan dengan api sedang (cat: kalau terlalu tinggi apinya, brownies akan bergelombang permukaannya)
  4. Tuang adonan yg telah dicampur dengan bahan IV, kukus 5 menit dan terakhir masukkan sisa adonan. Kukus kembali selama 30 menit hingga matang.
  5. Angkat dan dinginkan.

Selamat Berkreasi :)

Referensi : http://www.goresancanting.xyz/2015/08/mengenal-lebih-dekat-motif-batik.html